Selasa, 18 Maret 2014

RINGKASAN BUKU THEORIES OF LEARNING BAB 10




RINGKASAN
Judul buku    : Theories Of Learning 7th Edition
Pengarang    : B.R. Hergenhahn, Mathew H. Olson
Nama  : Rizaldi Fida Setiawan
NIM    : 5101413010
Blog    : rizaldifidasetiawan.blogspot.com
BAB X
TEORI GESTALT
Setelah J.B.Watson, behaviorisme marak dikalangan psikolog Amerika dan sejak saat itu kebanyakan teoritisi besar, seperti Guthrie, Skinner, dan Hull menjadi penganut behaviorisme. Serangan behavioristk terhadap metode intropektif dari dari Wundt dan Titchener menyebabkan introspeksionisme ditinggalkan sepenuhnya. Pada saat yang hampir bersamaan, ketikakaum behavior menyerang kaum instropeksi di Amerika, sekelompok psikologi mulai menyerang penggunaannya di Jerman. Kelompok ini menamakan dirinya psikolog Gestalt. Meskipun  Max Wertheimer (1880-1943) dianggap sebagai pendiri psikologi Gestalt, sejak awal dia sudah bekerja sama dengan dua orang yang dianggap juga sebagai bapak pendiri, yakni Walfgang Kohler (1887-1967) dan Curt Koffka (1886-1941). Kohler dan Koffka berpartisipasi dalam eksperimen pertama yang dilakukan oleh Wertheimer.

PENENTANGAN TERHADAP  VOLUNTARISME, STRUKTURALISME, DAN BEHAVIORISME.
Strukturalis menggunakan metode introspektif untuk menemukan elemen-elemen pemikiran. Perhatian utama mereka adalah untuk menemukan ide sederhana yang dianggap sebagai blog pembangun pemikiran yang lebih kompleks. Gerakan fungsionalis, dibawah pengaruh pemikiran Darwinian, mendapat momentum di Amerika dan mulai menentang strukturalisme. Fungsionalis terutama memerhatikan bagaimana proses perilaku atau pemikiran manusia berhubungan dengan usaha bertahan hidup (survival), dan mereka menyerang strukturalis yang mengabaikan pendekatan ini. Jadi, Strukturalis dikritik bahkan sebelum behavioris muncul. Behavioris berusaha untuk menjadikan psikologi benar-benar ilmiah, dan keilmiahan selalu membutuhkan ukuran. Mereka menyimpulkan bahwa satu-satunya pokok persoalan psikologi yang dapat diukur secara reliabel dan jelas adalah perilaku yang tampak. Deskripsi elemen kesadaran, seperti yang dilakukan dalam voluntarisme dan strukturalisme, dianggap tidak reliabel karena ia dipengaruhi oleh, antara lain, kemampuan verbal si pelapor.

KONSEP TEORITIS UTAMA
TEORI MEDAN
Psikologi Gestalt dapat dianggap sebagai usaha untuk mengaplikasikan field theory (teori medan) dari fisika ke problem psikologi. Secara umum, field (medan) dapat dideskripsikan sebagai sistem yang saling terkait secara dinamis, dimana setiap bagiannya saling memengaruhi satu sama lain. Hal penting dalam suatu medan adalah bahwa tidak ada yang eksis secarfa terpisah atau terisolasi.

NATURE VERSUS NURTURE
Behavioris cenderung melihat otak sebagai penerima pasif terhadap sensasi yang pada gilirannya akan menghasilkan respons. Menurut pendapat ini, otak adalah semacam papan penghubung yang kompleks.

HUKUM PRAGNANZ
Perhatian utama psikolog Gestalt adalah pada fenomena perseptual. Selama bertahun – tahun, lebih dari seratus prinsip perseptual telah dikaji oleh teoritisi gestalt. Tetapi salah satu prinsip yang menonjol berlaku untuk semua kejadian mental, termasuk prinsip persepsi, yakni law of pragnanz (pragnan adalah kata jerman yang berarti “esensi”). Koffka (1935-1963) mendeskripsikan hukum pragnanz sebagai berikut: “penataan psikologis selalu sebaik yang diizinkan oleh lingkungan pengontrolnya.” Yang dimaksud “baik” oleh Koffka adalah kualitas-kualitas seperti sederhana, komplet, ringkas, simetris, atau harmonis.

OTAK DAN PENGALAMAN SADAR
Setiap teori psikologi utama pasti dalam beberapa hal menyinggung problem hubungan tubuh-pikiran. Behavioris memecahkan problem tubuh pikiran dengan mengabaikannya. Mereka berkonsentrasi pada perilaku untuk menghindari problem tubuh-pikiran. Voluntaris percaya bahwa pikiran dapat mengatur elemen-elemen pikiran menjadi banyak konfigurasi dan perilaku ditimbulkan oleh hasil konfigurasi itu. Jadi, menurut voluntaris, pikiran aktif amat memengaruhi perilaku.

REALITAS SUBJEKTIF DAN OBJEKTIF
Karena kiita dapat merasakan impuls dari dunia fisik hanya setelah impuls itu diubah oleh otak, lalu apa yang menentukan perilaku? Penentunya bukan lingkungan fisik sebab, dalam satu pengertian, kita tak pernah merasakan lingkungan fisik secara langsung. Menurut gestalt, yang menentukan perilaku adalah kesadaran atau realitas subjectif, dan fakta ini mengandung implikasi penting.

PRINSIP BELAJAR GESTALT
Belajar, menurut Gestaltis, adalah fenomena kognitif. Organisme “mulai melihat” solusi setelah memikirkan problem. Pembelajar memikirkan semua unsur yang dibutuhkan untuk memecahkan problem dan menempatkannya bersama (secara kognitif) dalam satu cara dan kemudian ke cara-cara lainnya sampai problem terpecahkan.

PENDAPAT PSIKOLOGI GESTALT MENGENAI PENDIDIKAN
Bruner dan Holt menganut gagasan Gestaltian bahwa belajar adalah memuaskan secara personal dan tidak perlu didorong-dorong oleh penguatan eksternal. Belajar berdasarkan pendapat Gestalt bisa dimulai dengan sesuatu yang familiar dan setiap langkah dalam pendidikan didasarkan pada hal-hal yang sudah dikuasai. Guru yang berorientasi Gestalt mungkin menggunakan teknik ceramah (lecture), tetapi ia akan berusaha agar selalu ada interaksi antara guru dan murid. Setelah siswa memahami prinsip dibalik pengalaman belajar barulah mereka bisa memahaminya dengan sesungguhnya. Ketika hal-hal yang dipelajari telah dipahami, bukan hanya diingat, maka ia dapat dengan mudah diaplikasikan ke situasi yang baru dan dipertahankan dalam jangka waktu yang lama.

EVALUASI TEORI GESTALT
Kontribusi
Kontrbusi penting psikologi Gestalt adalah kritikannya terhadap pendekatan molekukar atau atomistik dari behaviorisme S-R. Ditunjukan bahwa baik untuk persepsi maupun belajar dicirikan oleh proses kognitif yang mengorganisasikan pengalaman psikologis.
Kritik
Biasanya teori retisi [Gestalt] telah mengembangkan sistem mereka di area lain lalu berusaha mengumpulkan psikologi belajar sebagai dividen tambahan tanpa banyak investasi tambahan. Jika pendapat ini benar, maka teori belajar yang paling unggul memberi dampak paling kecil terhadap riset.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar